Friday, 06 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
PMI Manufaktur ISM AS Mengalahkan Estimasi Pada Bulan Januari
Monday, 3 February 2025 22:18 WIB | ECONOMY |ECONOMIC

Menurut Institute for Supply Management (ISM), PMI Manufaktur naik menjadi 50,9 pada bulan Januari dari 49,3 pada bulan sebelumnya, mengalahkan ekspektasi pasar sebesar 49,8.

Selain itu, Indeks Harga yang Dibayar ukuran inflasi naik menjadi 54,9 dari 52,5, sementara Indeks Ketenagakerjaan meningkat menjadi 50,3 dari 45,4, dan Indeks Pesanan Baru membaik menjadi 55,1.

Dolar AS mempertahankan kinerja optimisnya sejauh ini pada hari Senin, memotivasi Indeks Dolar AS (DXY) untuk mempertahankan kenaikannya yang nyata di atas angka 109,00 untuk saat ini.

Kegembiraan meningkat saat Institute for Supply Management (ISM) bersiap untuk merilis Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur AS bulan Januari pada hari Senin. Laporan tersebut merupakan barometer utama kesehatan sektor manufaktur Amerika Serikat (AS) dan menawarkan wawasan berharga tentang arah ekonomi yang lebih luas.

Ambang Batas PMI: PMI di atas 50,0 menandakan bahwa sektor manufaktur sedang berkembang, sementara angka di bawah 50,0 mengindikasikan kontraksi.

Ekspektasi: Analis mengantisipasi PMI sebesar 49,5 untuk bulan Januari. Ini merupakan sedikit peningkatan dari 49,3 pada bulan Desember, yang menunjukkan sedikit pelonggaran dalam kontraksi tetapi masih di bawah angka kritis 50,0.

Meskipun sedikit meningkat, PMI bulan Januari diperkirakan akan tetap berada di wilayah kontraksi. Namun, penting untuk dicatat bahwa ekonomi secara keseluruhan telah berada di jalur ekspansi selama 56 bulan yang mengesankan, dengan hanya penurunan singkat pada bulan April 2020 selama puncak pandemi.

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS